Sebelum dilakukan isolasi, tahap pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan eksplorasi. Eksplorasi
dilakukan dengan mengambil sampel tanah yang diyakini merupakan daerah produksi spora berdasarkan
informasi nara sumber terpercaya atau literatur sesuai dengan tujuan penelitian. Tanah selanjutnya bisa disimpan ke dalam lemari pendingin. Adapun alat yang dibutuhkan pada tahap isolasi spora ini adalah Saringan bertingkat, cawan petri, lemari
pendingin, label, alat tulis, timbangan, sentrifuge, glukosa, gelas piala,
stirer.
Dalam
melakukan tahapan isolasi spora FAM pada praktikum kali ini menggunakan sampel
tanah yang sudah disimpan di Lemari pendingin . Tanah yang ada di lemari pendingin
tersebut dikeluarkan. Jika tanah beku angin-anginkan terlebih dahulu agar bisa
digunakan. Setelah itu, untuk isolasi spora tahapan yang bisa dilakukan adalah
sebagai berikut :
1. Tanah ditimbang sebanyak ± 50 g untuk setiap sampel
2. Tanah yang sudah ditimbang selanjutnya dimasukkan ke dalam gelas piala yang sudah diisi dengan
air dengan ukuran setengah tinggi gelas piala
3. Aduk-aduk tanah hingga homogen. Tunggu beberapa detik agar
partikel tanah yan besar sedikit mengendap, lalu tuang supernatan dari larutan
ke dalam saringan bertingkat. Untuk membantu mempercepat proses, lakukan
tahapan ini di bawah air mengalir. Pada praktikum ini, saringan bertingkat yang
digunakan adalah sebanyak dua saringan dengan ukuran 125 µm dan 63 µm. Hasil
saringan tersebut, kemudian masukkan lagi ke gelas piala dan lakukan tahapan
yang sama hingga berulang-ulang pada masing-masing sampel
4. Untuk mempermudah pemisahan spora dengan tanah, lakukan
sentrifuge dengan bantuan larutan sukrosa 60%. Untuk melakukan sentrifuge,
masukkan hasil dari saringan bertingkat ke dalam tube dan tambahakan glukosa.
Selanjutnya sentrifuge selama 30 – 60 detik.
5. Hasil sentrifuge selanjutnya diambil supernatannya saja
(bagian atas larutan) dan dituangkan kembali ke dalam saringan bertingkat
dengan ukuran paling kecil (63 µm), aliri dengan air. Penyiraman dengan air
harus dilakukan segera untuk mencegah adanya pengaruh glukosa terhadap spora
6. Hasil saringan selanjutnya dimasukkan ke dalam cawan petri
yang sudah diberi sedikit air untuk dilakukan proses analisis atau tahapan
praktikum selanjutnya
7.
Jika tahapan selanjutnya tidak dilakukan saat itu juga,
cawan petri yang berisi spora dapat disimpan di lemari pendingin.
8.
Pemberian label dalam selurih tahapan ini adalah mutlak
Serangkaian tahpan tersebut dapat dilihat pada gambar sebagai berikut :