Kamis, 29 Desember 2011

Peran Vegetasi dalam Mengetasi Erosi


Pengaruh tumbuh-tumbuhan sangat penting dalam pengendalian erosi, karena tumbuhan memiliki beberapa fungis yakni (a) melindungi permuakaan tanah dengan tumbukan air hujan (c) menahan partikel tanah agar tetep di tempat, dan (d) memelihara kapasitas tanah dalam penyerapan air.

Pengaruh beberapa tanaman secara hidrologi dalam pencegahan erosi air hujan adalah sbb :
1.      Pemotong atau Intersepsi. Intersepsi oleh vegetasi dapat dilakukan dengan dua cara yakni : (a) mempengaruhi jumlah air yang menyentuh tanah sehingga mengurangi aliran permukaan (b) mempengaruhi kekuatan merusak dari air hujan yang jatuh menimpa tanah. Batang, ranting, dan daun-daun berperang menghalangi air hujan langsung menumbuk ke tanah sehingga mencegah hancurnya agregat tanah.
Menurut Heryansyah (2008) pohon jenis Agathis loranthifolia di DAS Citatih Hulu Sukabumi menunjukkan tngkat intersepsi yang cukup signifikan. Dari pengamatan yang dilakukan selama 4 bulan, dimana terekam 34 hari hujan diketahui tingkat intersepsi air hujan adalah sebesar 41,75% dengan total curah hujan adalah 760.2 mm. Tingginya tingkat intersepsi juga dipengaruhi oleh tingginya curah hujan. Semakin tinggi curah hujannya, maka tingkat intersepsi akan semakin tinggi.
2.      Penahan (restraint), Pohon melalui akarnya secara fisik bisa menahan dan mengikat partikel tanah.
3.      Perlambatan, Perlambatan terjadi karena ada kekasaran permukaan, sehingga kecepatan aliran permukaan menjadi permukaan. Selain itu, serasah serta akar yang menyebar di tanah juga dapat memperlambat aliran permukaan
4.      Infiltrasi, Infiltrasi adalah proses meresapnya air dari permukaan tanah melalui pori-pori tanah. Tanaman dan sisa tumbuh-tumbuhan membantu memelihara porositas, permeabilitas tanah, sehingga mengurangi akibat negatif dari serangan aliran permukaan. Meningkatnya infiltrasi juga kana meningkatkan kuantitas biota tanah yang akan memperbaiki porositas, menstabilkan agregat serta sifat kimia tanah.

Selain mempengaruhi secara hidrologis, tanaman juga memiliki pengaruh secara mekanis yakni :
1.      Akar memperkuat tanah, menambah kuat geser
2.      Akar pohon menembus sampai ke lapisan kuat, memberikan dukungan pada tanah bagian atas karena berfungsi sebagai penyangga dan member efek lengkung
3.      Akar mengikat partikel tanah di permukaan dan menambah kekasaran permukaan, sehingga mengurangi kemudahan erosi.
1.      Berat tumbuhan menambah stabilitas lereng, karena menambah tegangan kekang pada bidang longsor.
2.      Evapotranspirasi dan tahanan air dari daun-daun membatasi kenaikan tekanan air positif dari dalam tanah. 

Selain berpengaruh positif adanya vegetasi pohon juga memberikan pengaruh negatif sehingga harus menjadi bahan pertimbangan tambahan dalam usaha penanaman daerah rawan longsor. Pengaruh merugikan tersebut yakni bertambahnya beban luar, bahaya penggulingan, atau akar tercabut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar